Peramalan Kebutuhan Stok Minyak Goreng pada Trend’Z Coffee Café Menggunakan Metode Moving Average

Authors

  • Alisha Sayuti Ananda Sistem Informasi, Universitas Royal
  • Wildan Insanul Kamil Sistem Informasi, Universitas Royal
  • Dea Adelia Sistem Informasi, Universitas Royal
  • Nisyia Azzahra Sistem Informasi, Universitas Royal
  • Zahra Inayah Sistem Informasi, Universitas Royal

Keywords:

peramalan, Simple Moving Average, minyak goreng, Manajemen Inventori, MAPE

Abstract

Pengelolaan persediaan bahan baku merupakan aspek krusial bagi profitabilitas industri kuliner. Permasalahan utama pada Trend’Z Coffee Café adalah sistem pengelolaan stok minyak goreng yang masih bersifat konvensional dan berbasis intuisi, sehingga sering terjadi ketidakpastian stok yang berisiko memicu pemborosan atau hilangnya pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Moving Average (SMA) dalam meramalkan kebutuhan stok minyak goreng guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih presisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data historis pembelian minyak goreng periode Januari hingga April 2026. Data tersebut diolah menggunakan parameter tiga periode (SMA-3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan stok minyak goreng untuk bulan Mei 2026 diperkirakan sebesar 18,67 dus atau dibulatkan menjadi 19 dus. Evaluasi akurasi metode menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 1,85%, Mean Absolute Deviation (MAD) sebesar 0,33, dan Mean Squared Error (MSE) sebesar 0,11. Berdasarkan standar Lewis, hasil peramalan ini dikategorikan sebagai "sangat akurat". Simpulan dari penelitian ini adalah metode SMA periode tiga sangat efektif diterapkan pada data pembelian yang stabil dan layak digunakan sebagai acuan objektif dalam perencanaan pengadaan bahan baku.

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles