Analisis Forecasting Penjualan Produk Menggunakan Metode Moving Average pada Toko Harum Kisaran Timur
Keywords:
Peramalan penjualan, Single Moving Average, Toko Harum, Manajemen persediaanAbstract
Ketidakpastian permintaan pasar sering kali memicu inefisiensi manajemen rantai pasok pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Asahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen persediaan barang dagangan di Toko Harum, sebuah ritel kelontong yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol No. 52, Kota Kisaran Timur, dengan menerapkan metode peramalan kuantitatif Single Moving Average. Data historis yang digunakan adalah volume penjualan bulanan produk minyak goreng premium kemasan dua liter sepanjang tahun 2025. Analisis komparatif dilakukan terhadap dua skenario panjang periode rata-rata bergerak, yaitu orde 3-bulanan (SMA-3) dan orde 5-bulanan (SMA-5). Kriteria evaluasi keakuratan model diukur melalui nilai Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil analisis numerik menunjukkan bahwa model SMA-5 mengungguli model SMA-3 dengan menghasilkan nilai MAPE sebesar 12,05% dan MSE sebesar 46.142,86, berbanding terbalik dengan SMA-3 yang menghasilkan MAPE sebesar 12,85% dan MSE sebesar 50.000,48. Temuan ini mengonfirmasi bahwa penambahan panjang orde rata-rata bergerak efektif mereduksi dampak fluktuasi acak pada tingkat penjualan harian toko kelontong perkotaan. Implikasi dari penelitian ini memberikan basis ilmiah bagi pemilik toko untuk merencanakan siklus pemesanan persediaan kembali guna meminimalkan biaya simpan sekaligus mencegah kerugian akibat kehabisan stok barang di rak penjualan.


