Analisis Peramalan Penjualan Kopi Pada Usaha Warkop Abah Dengan Menggunakan Penerapan Metode Single Moving Average
Keywords:
Moving Average, Usaha WarkopAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Single Moving Average (SMA) dalam melakukan peramalan penjualan kopi pada Usaha Warkop Abah. Kegiatan peramalan diperlukan karena pelaku usaha kecil sering menghadapi ketidakpastian permintaan, sehingga keputusan terkait persediaan bahan baku dan target penjualan masih banyak didasarkan pada intuisi. Kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko kelebihan stok maupun kekurangan stok yang pada akhirnya memengaruhi efisiensi operasional usaha.
Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data penjualan kopi bulanan selama 12 periode, yaitu mulai Juni 2025 sampai dengan Mei 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan tahapan meliputi pengumpulan data, pengolahan data historis, perhitungan peramalan menggunakan SMA, serta evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Metode SMA dipilih karena sederhana, mudah diterapkan, serta sesuai digunakan pada data penjualan yang tersedia dalam bentuk deret waktu bulanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SMA mampu memberikan estimasi penjualan yang cukup representatif sebagai dasar pendukung pengambilan keputusan pada Warkop Abah. Berdasarkan total penjualan sebesar 1.072 gelas selama satu tahun, perhitungan menggunakan SMA 3 periode menghasilkan nilai ramalan penjualan untuk periode berikutnya sebesar 98,67 gelas atau dibulatkan menjadi 99 gelas. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan peramalan sederhana dapat membantu pelaku usaha dalam menyusun strategi pengadaan bahan baku, mengurangi ketidakpastian operasional, serta meningkatkan efektivitas perencanaan bisnis.


